Cara Memesan Rumah Dengan Sistem Inden Melalui Kpr

Memesan rumah dengan sistem inden melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sudah niscaya sering kita dengar, namun apa yang dimaksud dengan memesan rumah dengan sistem inden dan apa saja tahap-tahap yang harus dilewati? 

Membeli rumah dengan sistem inden adalah memesan rumah di muka / awal. Artinya Anda sudah sanggup mempunyai rumah yang dikehendaki namun rumah tersebut belum tamat dibangun. Keuntungannya, Anda akan mempunyai rumah dengan lokasi yang strategis sebab sudah memesan di awal.


Untuk itu berikut ini beberapa tahap yang harus diperhatikan ketika membeli rumah dengan inden melalui KPR : 

1. Membayar uang tanda jadi yang besarnya bervariasi, tergantung kecerdikan dari masing-masing pengembang. 

2. Membayar uang muka (down payment), yang besarnya sekitar 10% - 20% dari total harga transaksi kepada pengembang. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dari Bank pemberi kredit yang hanya bersedia memperlihatkan dukungan maksimal 80% dari total harga transaksi. 

3. Penandatanganan PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) antara pembeli dengan pengembang. Biasanya standar PPJB telah disiapkan oleh pengembang. Namun dalam praktik, tidak semua pengembang mempersiapkan PPJB. Sebagai gantinya, pembeli akan memperoleh surat pemesanan. 

4. Setelah persyaratan yang ditentukan oleh Bank, baik kepada pengembang maupun pembeli sanggup terpenuhi, maka sanggup dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kredit / Akad Kredit antara Bank dengan pembeli secara Notariil. 

5. Penandatanganan Akta Jual Beli di depan Notaris, yang diikuti dengan penandatanganan APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan) bila sudah bersertifikat atau SKMHT (Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan) bila belum bersertifikat. Kedua hal tersebut dilaksanakan di depan Notaris yang ditunjuk oleh Bank. 

Setelah proses di atas, timbul mata rantai antara pembeli, Bank, dan pengembang. Dalam hal ini pembeli wajib memenuhi pembayaran cicilannya kepada bank yang bersangkutan. Sedangkan Bank wajib menyalurkan sejumlah dana kepada pengembang untuk pelaksanaan pembangunan sebagaimana yang sudah disepakati antara mereka. Pengembang mempunyai kewajiban untuk menuntaskan pembangunan dan menuntaskan sertifikasi, yang akan dipertanggungjawabkan baik kepada pembeli maupun pihak bank. 

Kemudian pada ketika yang telah dijanjikan, pengembang akan menuntaskan pembangunan dan menuntaskan proses sertifikasi. Sertifikat atas nama pembeli tersebut akan pribadi diserahkan kepada bank untuk dibebani Hak Tanggungan. Hak itu akan muncul hingga pembeli sanggup melunasi pembayaran cicilan kreditnya. (Rumah Dan Properti) 

Cara Memesan Rumah Dengan Sistem Inden Melalui Kpr Cara Memesan Rumah Dengan Sistem Inden Melalui Kpr Reviewed by shakaela on Sabtu, Juli 28, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.